Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah LampungHukum dan KriminalTulang Bawang Barat

Kontroversi Kepemimpinan PD IWO Tubaba, Iwan S sebut namanya catut Tanpa Izin.

×

Kontroversi Kepemimpinan PD IWO Tubaba, Iwan S sebut namanya catut Tanpa Izin.

Sebarkan artikel ini
Foto Kreator NM : Kepala Biro MHN Tubaba, Iwan Setiawan.

Tulang Bawang Barat, Naskahmerdeka.id

 

– Organisasi Wartawan Online di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, diguncang kontroversi terkait dualisme kepemimpinan  yaitu, Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Tubaba.

Dua kepengurusan tersebut yaitu versi Ketua PD IWO Arpani dan Yunastanto dengan versi Yosa Agusta dan Darwati, berpotensi menciptakan situasi ketidakjelasan dan menimbulkan dampak negatif pada hubungan mitra kerja anggootanya.

Informasi yang dihimpun Naskahmerdeka.id, Kepengurusan PD IWO Tubaba saat ini memiliki anggota sebanyak 33 wartawan aktif dan mengakui kepengurusan PD IWO Tubaba yang diketuai oleh Arpani dan Sekretaris Yunastanto hasil Musyawarah Besar Daerah (Mubesda) ke I, IWO Tubaba pada 31 Mei 2023 di Kantor IWO Tubaba di Tiyuh (Desa) Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Dikatakan Iwan Setiawan, Kepala Biro Media Harian Nasionalis, mengungkapkan rasa ketidakpuasannya karena namanya dicatut tanpa izin oleh oknum yang mengatasnamakan organisasi PD IWO Tubaba versi Yosa Agusta dan Darwati.

“Sepengetahuan saya Ketua PD IWO tubaba namanya Arpani yang sah dipilih oleh anggotanya pada Mubesda ke 1 IWO daearah Kabupaten Tubaba,” Kata Iwan Setiawan

Kepala Biro Media Harian Nasionalis itu menegaskan bahwa tindakan pencatutan namanya tersebut melanggar hukum dan merugikan dirinya.

“Saya tidak pernah merasa dihubungi oleh mereka untuk meminta saya bergabung dalam organisasi PD IWO itu, jadi itu sama saja mereka telah melanggar hukum dengan mencatut nama saya,” ujar Iwan Setiawan, Sabtu (13/1/2024)

Iwan Setiawan menuntut klarifikasi dari ketua organisasi tersebut untuk mencegah dampak buruk pada hubungan mitra kerja media.

Dia menyatakan bahwa oknum tersebut seharusnya memahami prosedur organisasi dan tidak sembarangan mencatut nama tanpa koordinasi.

“Mereka harus klarifikasi, jangan sampai persoalan ini saya laporkan ke pihak yang berwajib atas dasar pencatutan nama media dan biro,” tambahnya.

Meskipun pihak PD IWO mengklaim keanggotaan Media Harian Nasionalis, Iwan Setiawan tetap menekankan perlunya klarifikasi dan pembelajaran bagi oknum yang mencatut namanya tanpa izin.

Dia juga mengungkapkan bahwa organisasi IWO tengah mengalami perpecahan internal di pusat dan daerah.

Sementara itu,  Darwati alias Amet, Sekretaris organisasi PD IWO, membenarkan keanggotaan Media Harian Nasionalis, menambah kompleksitas situasi.

“Ya memang benar bang Iwan Setiawan biro Media Harian Nasionalis bergabung di organisasi kita kok,” tutupnya.

Kontroversi ini menciptakan ketegangan di PD IWO Tubaba, mencuatkan masalah perpecahan internal yang sedang terjadi, dan menimbulkan keprihatinan terhadap kondisi organisasi wartawan online di daerah tersebut.

Klarifikasi dan solusi diperlukan agar kepercayaan dalam hubungan mitra kerja media dapat segera dipulihkan.

Penelusuran media Group Juang Post, kepengurusan versi yang diketuai Yosa Agusta dan Darwati sebagai sekretaris, merujuk SK Menkumham Nomor : AHU.0001476.AH.01.08.Tahun 2023 yaitu organisasi perkumpulan yaitu Wartawan Online (WO) yang diterbitkan tanggal 23 Oktober 2023, semenentara itu PD IWO merupakan kepanjangan dari  Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online.

 

 

 

Loading

Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *