
Tulang Bawang Barat, Naskahmerdeka.id – Kejuaraan Provinsi Lampung Road Race Championship (LRC) 2026 sukses digelar sebagai ajang balap motor bergengsi sekaligus penggerak sport tourism di Provinsi Lampung.
Event yang berlangsung selama dua hari, 18–19 April 2026, di Sirkuit Non Permanen (NP) Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Tulang Bawang Barat (Tubaba) ini menjadi panggung kompetisi sekaligus etalase potensi daerah.
Sebanyak 256 starter dari berbagai daerah ambil bagian dalam 25 kelas yang diperlombakan. Persaingan semakin kompetitif dengan kehadiran pembalap dari luar Lampung seperti Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah, yang turut meramaikan atmosfer kejuaraan berskala regional tersebut.
Tak sekadar ajang adu kecepatan, LRC 2026 juga menghadirkan inovasi baru melalui kelas Mini GP. Untuk pertama kalinya digelar di sirkuit non permanen di Tubaba, kelas ini langsung mencuri perhatian publik.
Aksi para pembalap muda di lintasan menjadi tontonan menarik sekaligus simbol regenerasi dalam dunia balap motor di daerah.
Penutupan kegiatan dilakukan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Tubaba, Untung Budiono, mewakili Bupati Tubaba Novriwan Jaya.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ajang tersebut memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga dalam pembinaan generasi muda.
“Ajang ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk meningkatkan disiplin dan prestasi di bidang otomotif,” ujar Untung Budiono.
Dampak positif LRC 2026 juga terasa pada sektor ekonomi lokal. Kehadiran ratusan peserta dan penonton turut menghidupkan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
Berbagai lapak kuliner dan produk lokal tampak dipadati pengunjung, menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan selama event berlangsung.
Dari sisi prestasi, sejumlah pembalap berhasil menunjukkan performa terbaiknya. Reza Hanum dari Jawa Tengah keluar sebagai Juara Umum 4 Tak Open, sementara Damar Abi Yoga dari Banten meraih Juara Umum 2 Tak Open.
Di kelas Matic Open, Ihsan Haidar dari Banten tampil dominan, sedangkan kategori Lokal Lampung dimenangkan oleh Dika Tiwul asal Metro.
Pemerintah daerah berharap para pembalap terus meningkatkan kemampuan serta menjaga semangat kompetitif. Selain itu, ajang ini diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan berkelanjutan bagi talenta-talenta muda di dunia otomotif.
“Keberhasilan penyelenggaraan Kejurprov LRC 2026 menjadi bukti bahwa Tubaba memiliki kapasitas dan daya tarik sebagai tuan rumah event olahraga berskala besar,” tegasnya.
Dengan dukungan infrastruktur, partisipasi masyarakat, serta sinergi berbagai pihak, Kabupaten Tulang Bawang Barat semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi unggulan sport tourism di Lampung.
Ke depan, ajang seperti LRC diharapkan terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus wadah lahirnya pembalap-pembalap potensial dari Bumi Ragem Sai Mangi Wawai. (*)
